FSPPB
Rabu, 3 Juni 2026
Internal — FSPPB Pertamina

Internal

16 artikel
Semua Internal Kafe News On The Street
Pertamina dan FSPPB Salurkan Hewan Kurban untuk Pesantren di Tuban pada Iduladha 1447 H
Internal
Pertamina dan FSPPB Salurkan Hewan Kurban untuk Pesantren di Tuban pada Iduladha 1447 H

KETIK, TUBAN – Momentum Iduladha 1447 Hijriah dimanfaatkan PT Pertamina (Persero) bersama Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu untuk memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat. Melalui kegiatan kurban, Pertamina dan FSPPB menyalurkan bantuan dua ekor sapi kepada lingkungan pesantren dan yayasan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Dua hewan kurban tersebut masing-masing diserahkan kepada Pondok Pesantren YPI Songolas di Karangtengah, Desa Bangilan, Kecamatan Bangilan, serta Yayasan Asmoro Qondi di Kecamatan Palang. Salah satu sapi kurban yang disembelih di Pondok Pesantren YPI Songolas menjadi perhatian warga. Sapi jenis Limosin dengan bobot sekitar 500 kilogram itu diperkirakan menghasilkan daging kurban dalam jumlah besar untuk para santri dan masyarakat sekitar pesantren. Pengasuh Pondok Pesantren YPI Songolas Karangtengah, KH Nur Chamid, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Pertamina Pusat dan FSPPB terhadap lingkungan pesantren di Kabupaten Tuban. Menurutnya, bantuan hewan kurban tersebut menjadi bentuk sinergi yang terus terjalin harmonis antara perusahaan dengan kalangan pesantren dan masyarakat. “Kami di sini saling mendoakan dan memberikan dukungan. Berkat peran Presiden FSPPB, jalinan silaturahmi antara Pertamina Pusat dengan lingkungan pesantren, khususnya para santri dan kiai, terus terjaga dengan baik dan berkelanjutan,” terang KH Nur Chamid, Rabu, 27 Mei 2026.  Ia menilai bantuan kurban tahun ini tidak hanya membantu pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi para mustahik, tetapi juga menjadi bukti nyata kehadiran Pertamina di tengah masyarakat dan dunia pendidikan Islam. Selain itu, KH Nur Chamid menegaskan peran Pertamina sangat penting dalam menjalankan amanah negara untuk menjaga kedaulatan energi nasional. “Kami mendoakan dari pondok YPI Songolas sederhana ini, semoga Allah SWT menjaga seluruh karyawan, melancarkan setiap program, dan menjadikan Pertamina sebagai perusahaan yang membawa maslahat bagi bangsa,” imbuhnya. Pihak pesantren berharap setiap bantuan yang disalurkan melalui ibadah kurban dapat menjadi amal ibadah dan amal jariyah bagi keluarga besar Pertamina maupun FSPPB. “Semoga doa-doa dari pesantren membawa kelancaran bagi Pertamina dalam menjalankan usaha ketahanan energi nasional. Kami berharap Pertamina terus kokoh menjadi soko guru kemandirian energi dan swasembada energi nasional,” pungkasnya. Sumber: Ketik | Media Kolaborasi Indonesia. https://ketik.com/tuban/daerah/pertamina-dan-fsppb-salurkan-hewan-kurban-untuk-pesantren-di-tuban-pada-iduladha-1447-h

28 May 2026 48
SPP PWK Cilacap tegaskan komitmen jaga keandalan kilang
Internal
SPP PWK Cilacap tegaskan komitmen jaga keandalan kilang

Cilacap - Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijayakusuma (SPP PWK) Cilacap menegaskan komitmen seluruh pekerja untuk menjaga keandalan kilang demi memastikan kedaulatan energi negeri. Saat konferensi pers dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-22 SPP PWK di Sekretariat SPP PWK Cilacap, Kamis, Ketua Umum SPP PWK Cilacap Dwi Jatmoko mengatakan selaras tema HUT Ke-22 “Menjaga Pertamina dengan Kinerja, Cinta dan Doa” membawa semangat untuk senantiasa memberikan pengabdian terbaik bagi perusahaan, khususnya Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU IV Cilacap. “Kilang Cilacap memiliki peran sangat strategis dengan kapasitas terbesar 348 ribu barrel per hari dan produk terlengkap, maka sudah menjadi komitmen kami menjaga dan mengawal performa terbaik,” katanya. Ia juga mengapresiasi keberhasilan Kilang Cilacap melakukan pemeliharaan berkala yang dilakukan di area Kilang II selama periode Januari-Februari 2025. “Tuntas pemeliharaan berkala dengan keterlibatan pekerja dan masyarakat lokal, saat ini kembali beroperasi pada kapasitas optimal. Hal ini juga menjadi dukungan untuk kesuksesan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Rafi) 1446 Hijriah,” katanya. Lebih lanjut, dia mengatakan rangkaian kegiatan HUT Ke-22 SPP PWK dilengkapi dengan beragam aksi sosial seperti berbagi ratusan paket sembako kepada masyarakat sekitar serta bantuan sembako dan mesin cuci bagi penghuni Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia (PPSLU) Dewanata, Desa Slarang, Kecamatan Kesugihan, Cilacap. “Berbagi dengan masyarakat sekitar dan lansia memberikan pengalaman dan pelajaran berharga bagi kami untuk senantiasa menyayangi mbah kakung dan mbah putri kita,” ungkapnya. . Dalam kesempatan itu, SPP PWK juga membagikan stiker “Bangga Menggunakan BBM Pertamina” sebagai ajakan untuk masyarakat senantiasa menggunakan BBM Merah Putih. “Kami menyebutnya BBM Merah Putih sebagai produk kebanggaan Indonesia. Kami memastikan produk BBM yang dihasilkan termasuk dari Kilang Cilacap sudah memenuhi standar Indonesia maupun internasional,” kata Dwi. SPP PWK merupakan wadah aspirasi dan perjuangan para pekerja Kilang Cilacap. SPP PWK juga menjadi bagian penting dari Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB). *Sumber : antaranews.com

26 Apr 2025 604
FSPPB Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Bekasi dan Cawang
Internal
FSPPB Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Bekasi dan Cawang

Jakarta - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak banjir, Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) menyalurkan bantuan ke dua lokasi, yaitu Bekasi dan Kelurahan Cawang, Jakarta Timur. Banjir yang melanda wilayah tersebut terjadi akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir, yang menyebabkan Sungai Ciliwung dan Sungai Bekasi meluap.Sistem drainase yang tidak mampu menampung volume air yang besar turut memperparah kondisi.Akibatnya, ratusan rumah di Bekasi dan Jakarta Timur terendam banjir dengan ketinggian mencapai lebih dari satu meter, akses jalan terganggu. BPBD DKI Jakarta mencatat ada 1.229 warga yang terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman.Setelah melakukan peninjauan lokasi pada 6–7 Maret 2025, FSPPB bergerak cepat untuk mendistribusikan bantuan pada hari ini, Senin (10/3/2025). Bantuan yang diberikan meliputi hygiene kit sebanyak 200 paket, obat-obatan 200 paket, alat sekolah 100 paket, serta pompa steam elektrik sebanyak 6 unit.Bantuan untuk Kelurahan Cawang diserahkan langsung kepada Lurah Cawang, sementara bantuan untuk Bekasi disalurkan melalui Posko Tanggap Darurat Kota Bekasi di Kantor Wali Kota Bekasi. Presiden FSPPB Arie Gumilar menyampaikan bahwa aksi ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas pekerja Pertamina terhadap masyarakat yang terdampak bencana. “Kami memahami bahwa banjir ini membawa dampak besar bagi masyarakat, tidak hanya secara fisik tetapi juga secara psikologis,” katanya. Oleh karena itu, FSPPB berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban mereka, terutama dalam menjaga kesehatan, kebersihan, dan kelangsungan pendidikan anak-anak di tengah situasi sulit ini. “FSPPB akan terus hadir dan berkontribusi dalam membantu masyarakat, terutama dalam situasi darurat seperti ini,” ungkap Arie Gumilar. FSPPB berkomitmen untuk terus mendukung masyarakat dalam menghadapi bencana dengan aksi nyata dan gotong royong. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan kondisi warga yang terdampak banjir dapat segera pulih dan kembali menjalankan aktivitasnya seperti biasa

26 Apr 2025 541
Menteri Ketenagakerjaan : Pertamina Diharapkan Jadi Role Model Hubungan Industrial Pancasila
Internal
Menteri Ketenagakerjaan : Pertamina Diharapkan Jadi Role Model Hubungan Industrial Pancasila

JAKARTA --- Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Pertamina diharapkan menjadi soko guru swasembada energi, ketahanan energi dan kedaulatan energi di Indonesia. Untuk mencapai hal tersebut, Pertamina harus menciptakan harmonisasi antara perusahaan dengan para pekerjanya, termasuk di dalamnya organisasi pekerja atau serikat pekerja. Menurut Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, Pertamina menjadi salah satu perusahaan yang menunjukkan hubungan industrial yang harmonis. Karena itu, ia memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan oleh seluruh jajaran Pertamina. "Berdasarkan kondisi potret ketenagakerjaan Indonesia saat ini, perlu dibuat arah transformasi kebijakan strategis ketenagakerjaan, dengan memadukan best practice dan kearifan lokal. Transformasi perlu didukung oleh kebijakan yang human centric. Salah satu kebijakan tersebut adalah melalui Hubungan Industrial Pancasila, yang terbentuk berdasarkan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945," ujar Yassierli, yang memaparkan tentang "Peran Negara Dalam Mewujudkan Hubungan Industrial BUMN Yang Harmonis", pada Pengukuhan Pengurus Serikat Pekerja Pertamina Seluruh Indonesia Jakarta ( SPPSI Jakarta), Periode 2024-2027, di Ballroom Grha Pertamina, 7 Januari 2025. Menurutnya, nilai Hubungan Industrial Pancasila memiliki 6 prinsip, yaitu kepentingan bersama, kerja sama pekerja/buruh dan pengusaha, hubungan fungsional dan pembagian tugas, kekeluargaan, ketenangan berusaha dan ketenteraman bekerja, serta kesejahteraan bersama. Nilai Hubungan Industrial Pancasila terdiri dari 9 asas yaitu, kekeluargaan dan gotong royong, fairness dan solidaritas, soliditas, demokrasi, humanis, comply/kepatuhan, loyalitas, partnership, serta musyawarah untuk mufakat. Selain itu, Hubungan Industrial Pancasila memiliki 5 nilai, yaitu toleransi beragama, memanusiakan manusia, membangun solidaritas, mengutamakan dialog, serta proses penerimaan pekerja/buruh tanpa membedakan golongan, keyakinan, paham, aliran, suku maupun jenis kelamin. Yassierli mengharapkan, Serikat Pekerja dalam perusahaan bisa memicu produktivitas Hubungan Industrial Pancasila disertai pengelolaan manajemen yang baik, berlandaskan Good Corporate Governance, serta adanya kontribusi, keterlibatan pekerja/buruh. "Saya berharap insan Pertamina bisa menghidupkan hubungan industrial yang harmonis, adil juga humanis. Saya ingin Pertamina menjadi salah satu benchmark dan role model keberhasilan. Saya meyakini, Pertamina bisa mewujudkan hal tersebut," ujarnya. Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB), Arie Gumilar menyambut hangat harapan Menteri Ketenagakerjaan tersebut. "Tentunya ini tantangan yang harus kami tangkap dan harus dihadapi. Saya pastikan FSPPB sebagai wakil dari seluruh serikat pekerja yang ada di Pertamina, menyatakan siap untuk melakukan atau menjadi role model implementasi hubungan industrial Pancasila di Pertamina dan menjadi role model untuk semua perusahaan-perusahaan lainnya, yang ada di Indonesia", ujarnya. Arie juga menyampaikan, saat ini Serikat pekerja yang ada di Pertamina tidak hanya berfokus pada perlindungan dan perjuangan kesejahteraan pekerja. Serikat pekerja, yang ada di pertamina khususnya yang terafiliasi pada federasi serikat Pertamina, harus memperjuangkan kedaulatan energi Indonesia. Anggota serikat pekerja juga harus mampu menjaga kelangsungan bisnis Pertamina yang terintegrasi dari hulu sampai hilir untuk memberikan kebermanfaatan yang sebesar-besarnya untuk seluruh rakyat Indonesia, serta tidak melupakan perlindungan dan perjuangan kesejahteraan bagi anggota keluarga. "Ini menjadi penting bahwa peran strategis serikat pekerja harus diakui sebagai stakeholder paling utama perusahaan. Hubungan industri layak harmonis dinamis dan berkeadilan di tubuh Pertamina, diharapkan dapat terus dipertahankan sehingga jajaran manajemen dan pekerja yang diwakili serikat pekerja, bisa bersatu padu membuat sebuah harmoni. Semoga Pertamina dapat mencapai visi misi dan kejayaan, sesuai dengan yang diharapkan," pungkasnya. *Sumber : Pertamina.com

26 Apr 2025 379
Pengamat Maritim IKAL SC: KTT ASEAN Ke-42 Momentum Perkuat Sektor Maritim
Internal
Pengamat Maritim IKAL SC: KTT ASEAN Ke-42 Momentum Perkuat Sektor Maritim

Jakarta - Konferensi Tingkat Tinggi Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara Ke-42 (KTT ASEAN Ke-42) yang akan dilaksanakan di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 9 - 11 Mei 2023 mendapat tanggapan dari Tokoh Muda NTT yang juga Pengamat Maritim Ikatan Alumni Lemhanas Strategic Center (IKAL SC), Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa. Capt. Hakeng mengapresiasi atas keputusan pemerintah Presiden Joko Widodo yang menunjuk Labuan Bajo sebagai lokasi pelaksanaan KTT ASEAN Ke-42. Apalagi Presiden Jokowi saat tiba di Bandara Komodo Minggu (7/5/2023) menyebutkan dihadapan awak media, "Ini adalah momentum yang sangat baik diadakan KTT ASEAN di Labuan Bajo untuk memarketingi Labuan Bajo, supaya dunia tahu di Indonesia ada yang namanya Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur." "Saya sebagai Putra NTT tentu sangat bangga dan mengapresiasi keputusan pemerintah menjadikan Labuan Bajo sebagai lokasi KTT ASEAN Ke-24. Ditambah lagi Kepala Negara menyebut ini saatnya untuk memarketingkan Labuan Bajo. Artinya, Presiden sangat konsen dengan Labuan Bajo yang merupakan daerah wisata lautnya. Dan ini juga menunjukkan Presiden Jokowi berkomitmen dengan pencanangan program Indonesia menjadi Poros Maritim Dunia," sebut Capt. Hakeng dalam keterangan persnya Selasa (9/5) di Jakarta. Lebih lanjut Putra NTT inipun mengapresiasi kepada Pemerintah yang akan menyuguhkan aneka hidangan laut bagi para delegasi KTT ASEAN Ke-42. Luasnya wilayah maritim Indonesia tersebut memiliki banyak potensi sumber kekayaan alam seperti potensi protein ikan. Kementerian Kelautan dan Perikanan memasukkan wilayah perikanan NTT termasuk dalam Zona 3, yakni WPPNRI 715 dan 718 yang terdiri Laut Aru, Laut Arafuru, dan Laut Timor bagian Timur yang merupakan wilayah laut NTT. Kuota penangkapan di zona tersebut hampir 3 juta ton dengan nilai ekonominya sekitar Rp 85 triliun. Jadi momen KTT ASEAN ini bisa pula dipakai sebagai ajang untuk menggaet investor di sektor perikanan," jelas Capt. Hakeng. Ditambahkan Capt. Hakeng lagi bahwa potensi sumber daya perikanan tangkap di NTT berdasarkan data dari KKP terbilang besar. Namun yang dikelola masih rendah, baru sekitar 40 % dari potensi lestari yaitu sebesar 388,7 ton per tahun dengan tangkapan utama berupa ikan pelagis, yaitu ikan Tuna, Cakalang, Tenggiri, Selar, Kembung dan ikan demersal yaitu berupa ikan Kerapu, Kakap, Lobster, Cumi, Kerang dan lain-lain. Perhelatan KTT ASEAN Ke-42 ini diharapkan Capt. Hakeng sebagai langkah untuk lebih memasarkan potensi pariwisata yang ada di NTT. "Provinsi NTT juga memiliki spot-spot pariwisata bahari yang tidak kalah menariknya dari provinsi Indonesia lainnya. Labuan Bajo menyimpan keindahan alam keragaman hayati bawah laut. Potensi pariwisata bahari di NTT tentu sangat menjanjikan, dapat untuk diving, surfing, snorkeling, ataupun fishing, karena wilayah lautnya yang luas. Gelombang laut yang menarik untuk peselancar dapat ditemukan di Nemberala Rote. Kemudian Alor yang memiliki taman laut yang sangat indah," beber Capt. Hakeng. KTT ASEAN Ke- 42 mengangkat tema "ASEAN Matters: Epicentrum of Growth", menunjukkan kemampuan kawasan ASEAN sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dunia di masa depan seperti disebutkan Presiden Jokowi, dalam keterangannya di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Senin (8/5/2023), menurut Capt. Hakeng dirasa sangat tepat untuk dapat membangkitkan semangat masyarakat NTT khususnya para Pemuda agar mencintai sektor kemaritiman. KTT ASEAN Ke-42 ini menurut Capt. Hakeng dapat dijadikan sebagai ajang diplomasi maritim antara pemerintah Indonesia dengan Vietnam terkait batas laut serta penetapan batas Zona Ekonomi Eksklusif dan juga dengan beberapa negara anggota ASEAN lainnya seperti Malaysia, Singapura dan Thailand. Selain itu juga, lanjut Capt. Hakeng dalam KTT ini diharapkan Indonesia dapat menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kerjasama di sektor kemaritiman bersama anggota ASEAN. "Indonesia harus mampu menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kerjasama dan kekuatan di sektor kemaritiman. Mengingat Indonesia terdiri dari 17.504 pulau yang terbentang dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Rote. Total wilayah Indonesia sekitar 7,81 juta kilometer persegi (km2). Dimana 5.80 km2 adalah lautan atau 67 persen wilayah Indonesia adalah perairan. Apalagi saat ini telah terjadi peralihan perhatian dan aktivitas dunia dari wilayah Mediterania dan Atlantik menuju kawasan Indopasifik," katanya. Dalam akhir keterangan persnya, Capt. Hakeng menyebutkan, "ASEAN dapat bermitra untuk mengatasi isu-isu keamanan di lautan Samudera Pasifik dan Hindia serta untuk dapat bersama-sama mengatasi polusi di laut khususnya sampah dimana Indonesia sendiri berkomitmen untuk mengurangi sampah plastik di lautan sebesar 70 persen pada 2025."

25 Apr 2025 758
PT Kilang Pertamina Internasional Unit VI Balongan bersama Serikat Pekerja Pertamina Bersatu Balongan Memberangkatkan Relawan Peduli Bencana Gempa Cianjur
Internal
PT Kilang Pertamina Internasional Unit VI Balongan bersama Serikat Pekerja Pertamina Bersatu Balongan Memberangkatkan Relawan Peduli Bencana Gempa Cianjur

PT Kilang Pertamina Internasional Unit VI Balongan bersama Serikat Pekerja Pertamina Bersatu Balongan (SP-PBB/FSPPB) Memberangkatkan Relawan Peduli Bencana Gempa Cianjur Indramayu, PT Kilang Pertamina Internasional Unit VI Balongan dan Serikat Pekerja Pertamina Bersatu Balongan (SP-PBB) kembali memberangkatkan Relawan Peduli Bencana Gempa Cianjur pada Sabtu (10/12/22) di halaman Sekretariat Posko Bencana SP-PBB Komplek Perumahan Bumi Patra Indramayu. Pemberangkatan relawan dilepas oleh Ketua Umum SP-PBB Wawan Darmawan dan Tim Management Pertamina RU VI Balongan. Tim Relawan Peduli Bencana SP-PBB akan menyalurkan bantuan hasil donasi Pekerja, Mitra Kerja dan Keluarga Besar Pertamina RU VI Balongan bersama dengan Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) serta melakukan tindak lanjut atas hasil assestment Tim Relawan Peduli Bencana yang telah diberangkatkan sebelumnya. "Relawan ini adalah tim ke-2 yang diberangkatkan ke Cianjur untuk menyampaikan Bantuan Langsung kepada korban bencana dan juga menindaklanjut bantuan hasil assesment yang telah dilakukan pada awal terjadinya bencana" ungkap Wawan Darmawan Ketua Umum SP-PBB yang akrab dipanggil Ketum WD Hadir dalam acara pemberangkatan, Tim Management RU VI Balongan yang diwakili oleh Manager Human Capital RU VI Balongan dan Manager HSSE RU VI Balongan. Dalam sambutannya, Tim Management berharap keselamatan dan kesehatan Relawan tetap harus menjadi yang utama. "kami berharap Tim Relawan yang diberangkatkan saat ini berangkat dengan selamat dan pulang juga dengan selamat seperti saat ini". Kata Mahardhika Putra Kurnia selaku Manager Human Capital. Selain itu Tim Management juga memberikan apresiasi kepada para Relawan yang telah peduli dan tanggap untuk membantu meringankan beban para korban bencana, hal tersebut disampaikan oleh Manager HSSE dr. Nur Muhamad Marheliansyah. "kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh relawan yang berangkat maupun standby disini (Sekretariat Posko Bencana) untuk menggalang donasi dan support segala sesuatunya". Ketum WD menambahkan, pemberangkatan yang bertepatan dengan HUT PT Pertamina (persero) yang ke 65 Tahun merupakan sebagai wujud syukur atas hadirnya Pertamina bagi Rakyat Indonesia. "hari ini bertepatan dengan ulang tahun PT Pertamina ke 65 sebagai rasa kepedulian dan peran Pekerja dan keluarga RU VI .dalam kepedulian social, ini juga sebagai wujud syukur atas hadirnya Pertamina bagi Rakyat Indonesia yang hari ini sedang ulang tahun semoga berkah dan bermanfaat untuk membantu para korban. Kado Terbaik untuk Warga Terdampak Gempa ya". Kemudian disampaikan pula ucapan terima kasih kepada para Donatur. "terima kasih kepada para Donatur atas segala support-nya, mudah-mudahan kegiatan ini menjadikan berkah untuk Pekerja, keluarga dan Pertamina secara keseluruhan". Diketahui sebelumnya terjadi gempa bumi pada Senin (21/11), pukul 13.21 WIB di sebelah barat daya Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dengan kekuatan hingga 5,6 Skala Richter. Hingga Selasa (22/11), telah terjadi empat gempa susulan setelah gempa pertama dengan kekuatan berkisar 2,6-5,1 Skala Richter. (Red-Sie. Media & Informasi SP-PBB)

24 Aug 2024 382
Kaderisasi & Team Building Tempa Jiwa Ksatria Pekerja Kilang Cilacap
Internal
Kaderisasi & Team Building Tempa Jiwa Ksatria Pekerja Kilang Cilacap

Yogyakarta, (4/12/22) Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijayakusuma (SPP PWK) Cilacap menggelar pelatihan organisasi dalam rangka kaderisasi pengurus di Kaliurang Resort, Yogyakarta, Jumat- Minggu (2- 4/12/2022). Kegiatan bertema SPP PWK Ksatria (Kritis, Solid, Akuntabel, Tangguh, Rasional, Intelektual, Amanah) ini melibatkan 140 peserta perwakilan seluruh konstituen Serikat Pekerja Pertamina di Indonesia. Selama 2 hari peserta mendapatkan materi tentang Study Case Hubungan Industrial dan Advokasi, Wawasan Kebangsaan, Hubungan Industrial Perjuangan & Pergerakan Serikat Pekerja, Sejarah Perkembangan Serikat Pekerja, serta Insight Session dan Sharing Session. Dewan Penasehat Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB), Abdul Halim yang memaparkan Study Case Hubungan Industrial menyampaikan Undang-undang (UU) ketenagakerjaan, seperti perselisihan hubungan industrial beserta alur penyelesaian sesuai UU 2/2004. "Masalah terjadi saat harapan tidak sesuai kenyataan, sehingga berpotensi menjadi perselisihan," ujarnya. Selanjutnya Kabid Hubungan Industrial & Jamsostek Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Cilacap, Mustika Permanasari menjelaskan posisi pemerintah dalam hubungan industrial. "Posisi pemerintah berada di antara hak dan kewajiban antara perusahaan dan buruh atau serikat pekerja," ujarnya. Terkait Pergerakan dan Perjuangan Serikat Pekerja berikut Sejarah Perkembangannya, dibedah oleh Kabid Hubungan Industrial FSPPB, Kriswati Ningsih. "Dengan lahirnya PT Pertamina (Persero) melalui Peraturan Pemerintah Nomor 31/2003 tentang Pengalihan Pertamina menjadi Perusahaan Perseroan, maka dibentuklah Serikat Pekerja Pertamina," jelasnya. Dikatakan, melalui Peraturan Menteri (Permen) Tenaga Kerja RI Nomor 3/1993, pemerintah memberlakukan pendaftaran serikat pekerja mensyaratkan aturan yang memberatkan. "Permen dicabut pada masa reformasi 1998 sehingga bermunculan cikal bakal serikat pekerja," ujarnya. Sedangkan materi Wawasan Kebangsaan disampaikan oleh Komandan Kodim 0703/Cilacap, Letkol (Inf) Andi Afandi. Sementara itu Presiden FSPPB, Arie Gumilar yang hadir bersama Penasehat FSBB, Ugan Gandar mengingatkan kembali peran pekerja sebagai pekerja pejuang dan pejuang pekerja. “Peran pekerja Pertamina tak luput dari kewajiban menjaga kedaulatan energi dan kelangsungan bisnis perusahaan serta memperjuangkan hak pekerja. Perjuangan ini akan berat jika kita tidak bersatu, tegasnya. Dalam kesempatan itu dilakukan peluncuran buku berjudul Teori & Praktek Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial 2022 karya Abdul Halim, ditandai dengan penyerahan simbolis kepada Presiden Arie Gumilar dan Ketua Umum SPP PWK, Titok Dalimunthe. Kegiatan diakhiri outbound sebagai upaya menguatkan tim (team building) agar peserta mampu berkolaborasi dan menjalankan tugas sesuai peran masing-masing.

24 Aug 2024 402
PKB 2022-2024 Membuat Hubungan Industrial Antara Pekerja Pertamina dan Perusahaan jadi lebih Dinamis
Internal
PKB 2022-2024 Membuat Hubungan Industrial Antara Pekerja Pertamina dan Perusahaan jadi lebih Dinamis

Tanganrakyat.id, Balongan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) periode tahun 2022-2024 PT Pertamina (Persero) diyakini akan membuat hubungan industrial antara pekerja Pertamina dengan perusahaan akan semakin jadi lebih baik dan Dinamis. Hal tersebut disampaikan General Manager PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit VI Balongan Diandoro Arifian pada kegiatan Sosialisasi PKB Pertamina (Persero) yang bertajuk Integrator Restrukturisasi Pertamina yang diselenggarakan di Gedung Patra Ayu, Perumahan Bumi Patra pada 22 Agustus 2022 lalu. Diandoro mengatakan, pada Perjanjian Kerja Bersama tertulis jelas hak dan kewajiban pekerja Pertamina dan perusahaan. Hal ini, kata GM, sangat bermanfaat karena akan memberikan manfaat untuk keberlangsung bisnis perusahaan yang dibarengi penguatan sinergi dan keharmonisan pekerja dan perusahaan maupun kepada stakeholder. PKB ini merupakan suara dari pekerja itu sendiri melalui perundingan dengan perusahaan, Tentunya dengan PKB ini kita mengharapkan juga bisa meningkatkan produktivitas kerja kita semua, kata GM. GM Menyampaikan, pekerja Pertamina yang tergabung dalam serikat pekerja sangat berperan penting dalam keberlangsungan bisnis perusahaan. Project-Project yang baru saja dilakukan seperti Turn Around, Revitalisasi RCC, dan RDMP bisa sukses dan kini kilang Balongan beroperasi dengan lebih optimal. Saat ini Kilang kita sudah Fly to the Sky, dan ini semua berkat dukungan kuat dari SP-PBB nya Balongan yang dipimpin pak Ketum, pak Sekjen,dan semua pengurusnya, ungkap GM. Sementara itu, Ketua Umum Serikat Pekerja Bersatu Balongan (SP-PBB) Tri Wahyudi, SE dalam sambutannya mengatakan PKB Pertamina (Persero) periode 2022-2024 atau PKB ke-8 ini merupakan yang terbaik karena proses perundingannya yang cukup memakan waktu, tenaga dan fikiran karena adanya perubahan strukturisasi perusahaan. Dikatakan Tri Wahyudi, Serikat Pekerja tidak hanya melakukan upaya demi kesejahteraan anggota tetap juga ikut dalam menjaga proses bisnis perusahaan. Pekerja RU VI harus solid, kuat, bergandengan tangan baik sesama pekerja di frontline maupun dengan GM dan Tim Manajemen agar memperkokoh kekompakan yang telah terjalin, tegas Ketum SPP-BB Tri Wahyudi. Tri Wahyudi juga menegaskan, dengan PKB 8 ini bisa turut meningkatkan semangat kerja seluruh anggota serikat pekerja dalam mendukung program-program yang telah dicanangkan perusahaan serta turut mendukung tercapainya Key Performance Indicator GM Pertamina RU VI Balongan. (Yul) Sumber : https://www.tanganrakyat.id/2022/08/23/perjanjian-kerja-bersama-pkb-2022-2024-membuat-hubungan-industrial-antara-pekerja-pertamina-dan-perusahaan-jadi-lebih-dinamis/

24 Aug 2024 505
Pertamina Sosialisasikan Perjanjian Kerjasama Bersama, Periode 2022 2024 Jadi yang Terbaik
Internal
Pertamina Sosialisasikan Perjanjian Kerjasama Bersama, Periode 2022 2024 Jadi yang Terbaik

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP Pjs. GM PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU IV Cilacap, Arief Budiyanto menyatakan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) periode 2022-2024 sebagai PKB terbaik, bagi pekerja maupun perusahaan. Hal itu disampaikan Arief dalam Sosialisasi PKB Pertamina (Persero) di gedung Patra Graha, Cilacap, Jumat (5/8/2022). Dijelaskan Arief PKB menjadi salah satu tolak ukur dan hasil dari perundingan perusahaan dan pekerja yang berlangsung sangat baik. Sesuai tema Integrator Restrukturisasi Pertamina, seluruh elemen perusahaan harus bisa berperan dan memastikaan perusahaan semakin eksis untuk mencapai visi dan misi bersama, katanya. Arief menilai, keberadaan PKB ke-8 ini memberikan manfaat besar di antaranya mempertegas dan memperjelas hak dan kewajiban perusahaan dan pekerja, serta menciptakan hubungan industrial yang harmonis dan sangat penting dalam mengawal proses bisnis. Selain itu menjadi motivasi terciptanya lingkungan kerja yang bisa meningkatkan produktivitas, sehingga secara otomatis target perusahaan akan tercapai dengan mudah, imbuhnya. Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB), Ari Gumilar dalam sambutan yang dibacakan Ketua Umum Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijayakusuma, Titok Dalimunthe menyebutkan PKB menjadi upaya melindungi sekaligus ungkapan cinta bagi pekerja dan Pertamina. Ini adalah rangkaian kata demi kata yang dimusyawarahkan sejak terbit matahari demi ide-ide yang diperjuangkan, tegasnya. Senafas dengan tema besar PKB Integrator Restrukturisasi Pertamina, hal ini sesuai dengan keadaan yang dialami seluruh pekerja pasca bergulirnya restrukturisasi di Pertamina dengan harapan, PKB menjadi naungan serta memberikan rasa aman terkait hak pekerja. Di sisi lain juga mendukung terwujudnya hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan di Pertamina, ungkap Titok. Sementara itu sosialisasi PKB disampaikan dalam sesi pemaparan dan diskusi, dipandu oleh Manager HC RU IV, Yudhistiro Tri Prakoso. Dihadiri narasumber Vice President Human Capital PT KPI, Dewi Kurnia Salwa; Senior Expert III Health Policy & Risk Management Pertamina (Persero), dr. Arif Hening Mustikaningrum; Sekjend FSPPB, Sutrisno; Kabid Organisasi, Pemberdayaan Konstituen & Aksi FSPPB, Sofyani Faisol; dan Ketua SPP RU III Plaju, Herdiyan Darmawan. Sosialisasi diselenggarakan secara daring dan luring diikuti oleh lebih dari 300 pekerja. (*) Sumber : https://jateng.tribunnews.com/2022/08/09/pertamina-sosialisasikan-perjanjian-kerjasama-bersama-periode-2022-2024-jadi-yang-terbaik

24 Aug 2024 394