...
Jakarta, (NusaLontar.com) – Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) merupakan wadah bagi para pekerja Pertamina grup yang menjadi anggota Serikat Pekerja Pertamina. FSPPB telah memasuki usia ke-19 tahun pada 18 Maret 2022 ini. Di usia FSPPB yang ke-19 ini, FSPPB tetap semangat dan hadir menjaga kedaulatan energi nasional demi kesejahteraan rakyat Indonesia,ucap Presiden FSPPB 2021-2024, Arie Gumilar kepada media, Jumat (18/03/2022) di Jakarta. Menurut Arie, kedaulatan energi m...
Cilacap - Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijayakusuma (SPP PWK) Cilacap menegaskan komitmen seluruh pekerja untuk menjaga keandalan kilang demi memastikan kedaulatan energi negeri. Saat konferensi pers dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-22 SPP PWK di Sekretariat SPP PWK Cilacap, Kamis, Ketua Umum SPP PWK Cilacap Dwi Jatmoko mengatakan selaras tema HUT Ke-22 “Menjaga Pertamina dengan Kinerja, Cinta dan Doa” membawa semangat untuk senantiasa memberikan pengabdian terbaik bagi pe...
Pemberitaan Mogok Kerja Kepada Yth. 1.Direktur Utama PT Pertamina (Persero) 2.Mentri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Dengan Hormat, Berdasarkan Undang-Undang No 13 Tahun 2003 Tentang Ketenaga kerjaan Pasal 137 yang mengatur tentang Mogok Kerja Sebagai Hak Dsar Pekerja/Buruh dan Serikat Pekerja/Serikat Buruh serta memberitahukan kepada Direktur Utama PT Pertamina (Persero) dan Mentri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Bahwa kami akan melaksanakan MOGOK KERJA sebagai berik...
Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) Arie Gumilar kembali menyoroti pembahasan revisi UU Migas yang hingga kini masih menyangkut dan tak kelar-kelar dibahas di DPR. Padahal, revisi UU Migas sudah memasuki tiga masa presiden, sejak SBY, Jokowi, dan presiden terpilih 2024. Ditanyakan apa penyebabnya, Arie menjawab diplomatis Arie kembali menegaskan usulan FSPPB yang diharapkan dalam dimuat dalam UU Migas. Yang menonjol adalah mengembalikan Pertamina sebagai perusahaan yan...
Menteri Kelautan dan Perikanan (MenKP), Sakti Wahyu Trenggono dalam konferensi pers nasional dan internasional menegaskan bahwa pemanfaatan pasir hasil sedimentasi di laut belum terbuka untuk kegiatan ekspor. Menurutnya, hasil sedimentasi pasir laut ini akan diutamakan untuk kebutuhan reklamasi di dalam negeri. Tanggapan dari pengamat maritim, Marcellus Hakeng Jayawibawa dari IKAL Strategic Centre (IKAL SC) menyatakan bahwa pengerukan pasir laut dapat berpotensi merusak ekosistem pesisir ...